Doa Anak Yatim – Jangan pernah meremehkan orang lain, karena setiap kali kita merasa lebih tinggi, kita sebenarnya sedang menggali lubang kehinaan bagi diri sendiri. Kesombongan itu licik; ia membisikkan bahwa kita istimewa, padahal di hadapan Allah, bisa jadi kita adalah yang paling rendah. Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam telah mengingatkan:
“Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia” (HR. Muslim no. 91).
Saat kita memandang rendah orang lain, tanyakanlah pada diri kita: apakah kita benar-benar tahu kadar mereka di sisi Allah? Bisa jadi, orang yang kita anggap rendah justru yang Allah angkat derajatnya, sementara kita yang sibuk merasa hebat hanya menjadi budak kesombongan. Allah berfirman:
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (QS. Al-Mujadilah: 11).
Jangan biarkan kesombongan menjebak kita dalam dosa yang tidak terlihat. Sebaliknya, belajarlah untuk tunduk dan menghargai. Jika Allah membuka aib kita, mungkin kita akan malu bahkan untuk sekadar berdiri di hadapan orang yang kita hina.
Jadi, marilah kita bermuhasabah diri dan selalu mengingat bahwa kesombongan adalah penyakit hati yang berbahaya. Belajarlah untuk rendah hati dan menghormati sesama, karena itulah yang akan menjadikan kita lebih mulia di mata Allah. Jangan sampai kesombongan membawa kita pada kehinaan yang mendalam. Bersikap rendah hati dan menghargai orang lain adalah kunci untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan disayangi oleh Allah.
Sumber gambar: Kompasiana
Penulis: Elis Parwati