Doa Anak Yatim – Ibnul Qayyim rahimahullah pernah berkata, “Pagi hari bagi seseorang itu seperti waktu muda dan akhir harinya seperti waktu tuanya.”
Ada beberapa amalan yang bisa kamu amalkan di pagi hari supaya hidup kamu lebih berkah di antaranya adalah sebagai berikut.
- Berdzikir
Dzikir pagi merupakan amalan yang tidak boleh ditinggalkan. Sebab, selain membuat kita lebih bersemangat di pagi hari ternyata dzikir juga bisa memudahkan urusan kita. Allah SWT berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.” [QS. Al-Ahzaab : 41-42].
Dari Anas Ibnu Malik, Rasulullah bersabda,
“Telah bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam : “Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah ta’ala mulai sholat Subuh hingga terbit matahari lebih aku senangi daripada memerdekakan empat orang budak dari anak Ismaa’iil. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah mulai sholat ‘Ashar hingga tenggelam matahari lebih aku senangi daripada memerdekakan empat orang budak.” [HR: Abu Daawud, Al-Baihaqiy]
- Tilawah Alquran
Tilawah Al-Quran apabila kita baca dengan niat dan penuh penghayatan, perenungan dan kesiapan hati serta mengikuti dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, hal ini bisa sangat membantu focus otak dan hati kita supaya lebih siap menghadapi hari dengan kebaikan, ilmu dan semangat iman yang masih segar. Terlebih lagi di waktu Subuh udara masih bersih, suasana belum terlalu bising dan fisik juga masih segar.
Tentunya hal tersebut bisa membuat akal, hati dan emosi kita lebih cepat merasakan getaran dari ayat demi ayat yang dibaca. Bahkan, para penghafal Quran pun memanfaat waktu emas ini sebagai momen untuk memurojaah (mengulang-ngulang hafalannya). Andai bila kita hanya bisa tilawah selembar atau dua lembar, sebagai Langkah untuk mengawali kemajuan yang harus tetap dijaga dan terus ditingkatkan.
- Mulai beraktivitas
Rasulullah SAW tidak menjumpai pagi dengan malas-malasan melainkan dengan bergegas dalam beraktivitas seperti yang Allah SWT firmankan:
“Dan (ingatlah), ketika kamu berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu akan menempatkan para mukmin pada beberapa tempat untuk berperang.” (QS. Ali Imron [3]: 121).
Maka dari itu ada petuah “Waktu adalah pedang”. Kemudian dalam Bahasa yang kita kenal “Siapa cepat dia dapat”. Dengan kata lain, siapa yang bersegera dalam beraktivitas in syaa Allah ia akan meraih kesuksesan.
Sesuai denga napa yang banyak diketahui orang, “Man jadda wajada” (Diapa bersungguh-sungguh dia dapat). Dengan demikian, setelah sholat Subuh dan tilawah, jangan sampai kamu Kembali merebahkan badan di atas tempat tidur atau sejenisnya. Namun, bangkit dan bergeraklah untuk melakukan berbagai aktivitas lainnya seperti menyapu rumah, mencuci piring atau apapun yang penting tubuh bisa bergerak sehingga lepas dari gelayutan mata yang memaksa diri untuk terus terpejam dan bermalas-malasan.
- Bersegera mandi
Islam menganjurkan kita untuk mengsegerakan kebaikan, begitu juga dengan mandi di pagi hari. Apabila jam keluar rumah terbilang masih siang, mandi lebih awal tentunya tidak akan merugikan. Selain bisa memberikan kesegaran yang lebih dini, waktu untuk melakukan persiapan sebelum menjalankan rutinitas harian di luar rumah pun dapat kita lakukan lebih awal, sehingga kita terhindar dari adanya barang tertinggal atau urusan yang terselip, juga terhindar dari berangkat terburu-buru.
Dengan ini, in syaa Allah semua urusan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Kemudian, dalam tinjauan medis, mandi pagi bisa memberikan banyak manfaat. Dimulai dari lancarnya peredaran darah, meningkatkan produksi sel darah putih, mengurangi resiko darah tinggi dan meningkatkan kesuburan.
- Beramal
Diriwayatkan sahabat Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
“Sesungguhnya agama itu mudah. Tidak ada seorang pun yang membebani dirinya di luar kemampuannya kecuali dia akan dikalahkan. Hendaklah kalian melakukan amal dengan sempurna (tanpa berlebihan dan menganggap remeh). Jika tidak mampu berbuat yang sempurna (ideal) maka lakukanlah yang mendekatinya. Perhatikanlah ada pahala di balik amal yang selalu berterusan . Lakukanlah ibadah (secara berterusan) di waktu pagi dan waktu setelah matahari tergelincir serta beberapa waktu di akhir malam.” [HR. Bukhari no. 39]
- Shalat Dhuha
Shalat Dhuha adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Hal ini telah dibuktikan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana yang diriwayatkan Muslim dari hadist Aisyah ra, beliau berkata:
“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sholat Dhuha sebanyak empat (rakaat), kadang beliau menambah sesuai keinginannya.”
Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda
“Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan sholat Dhuha sebanyak 2 raka’at.”[HR Muslim]
Ibnul Qayyim Dalam Kitab Zaadul Ma’ad, (4/378) pernah berkata tentang empat hal yang akan menghambat datangnya rezeki;“Empat hal yang menghambat datangnya rezeki: tidur di waktu pagi,sedikit sholat, malas-malasan dan berkhianat.”
Semoga empat hal yang dimaksud Ibnu Qayyim tidak masuk di antara kita semua.
Selamat menjemput berkah pagi hari.
Sumber gambar: Pinterest
Penulis: Elis Parwati