DOA ANAK YATIM – Di zaman sekarang, menyampaikan pendapat terasa semakin mudah. Hanya dengan beberapa ketukan di layar ponsel, kita bisa memberikan komentar, membagikan informasi, bahkan menanggapi kehidupan orang lain. Media sosial memberikan ruang bagi siapa saja untuk berbicara. Namun, pernahkah kita berpikir bahwa tidak semua hal perlu dikomentari?
Sebagai seorang Muslim, menjaga lisan bukan hanya tentang apa yang kita ucapkan secara langsung, tetapi juga apa yang kita tulis dan sebarkan melalui dunia digital. Sebab, meskipun hanya berupa tulisan, komentar yang kita tinggalkan tetap bisa menyakiti hati orang lain, menimbulkan fitnah, bahkan menjadi sumber permusuhan.

Rasulullah SAW pernah mengingatkan dalam sebuah hadis:
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Pesan sederhana ini sangat relevan dengan kehidupan kita hari ini. Sebelum menulis komentar atau membagikan sesuatu, ada baiknya kita bertanya kepada diri sendiri: Apakah perkataan ini membawa manfaat? Apakah kebenarannya sudah jelas? Atau justru hanya akan memperkeruh keadaan?
Kita tidak harus selalu ikut berkomentar dalam setiap perdebatan yang muncul. Terkadang, memilih diam justru menjadi bentuk kebijaksanaan dan cara menjaga diri dari dosa.
Mari belajar menggunakan lisan dan jari-jari kita untuk menyebarkan kebaikan. Jika belum mampu menyampaikan sesuatu yang bermanfaat, tidak ada salahnya menahan diri. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga lisan, tulisan, dan hati kita agar tidak menyakiti sesama. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Selengkapnya: Instagram