Saat Hati Tenang Setelah Berserah Diri Kepada Allah
...
Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata bahwa Allah Ta’ala berfirman dalam hadits qudsi,
مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ، وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُهُ عَلَيْهِ، وَلاَ يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا، وَلَئِنْ سَأَلَنِي لأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِي لأُعِيْذَنَّهُ
“Siapa yang memusuhi wali-Ku meka telah Aku umumkan perang terhadapnya. Tidak ada taqarrub nya seorang hamba kepada-Ku yang lebih Aku cintai kecuali beribadah dengan apa yang telah aku wajibkan atasnya. Dan hamba-Ku yang selalu mendekatkan diri kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah diluar yang fardhu) maka Aku akan mencintainya. Dan jika Aku telah mencintainya maka Aku adalah pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat, tangannya yang digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepadaku niscaya akan Aku berikan dan jika dia minta perlindungan dari-Ku niscaya akan Aku lindungi.” (Riwayat Bukhari).
Hadits di atas merupakan ungkapan kecintaaan Allah kepada hamba-Nya. Ada berbagai macam pengukuran seorang hamba yang dicintai. Namun tahukah bagaimana ciri orang yang dicintai Allah? Dan bagaimana caranya agar kita dicintai Allah?
Daftar Isi
Dengan tuntunan Allah, seseorang yang dicintai oleh-Nya akan senantiasa dibimbing untuk selalu bertaubat. Selain diajak untuk selalu bertaubat, Allah pun akan menuntunnya untuk selalu berada di jalan kebaikan. Allah akan menunjukkan matanya melihat sesuatu yang Allah ridhai, begitupun dengan pendengaran dan kakinya. Namun dengan begitu, bukan berarti hamba yang dicintai Allah itu dimaksum (tanpa dosa) justru saat ia melakukan sebuah dosa maka Allah akan mengarahkannya kembali pada kebaikan.
Jika melihat sejarah, ada seorang sahabat Rasul bernama Ma’iz radhiyallahu ‘anhu yang mendatangi Rasul dan meminta untuk disucikan, “Ya Rasulullah sucikan aku!” kemudian Rasul bertanya pada sahabat yang lain apakah Ma’iz sudah gila, namun para sahabat menjawab, “Tidak wahai Rasulullah. Sesungguhnya dia dalam keadaan waras.”
Setelah tiga dating kepada Rasul untuk meminta disucikan atas dosa zina yang dia perbuat, akhirnya Mu’iz dirajam dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Ma’iz betul-betul telah bertaubat yang sempurna. Seandainya taubat Maiz dapat dibagi-bagikan di tengah-tengah umat, niscaya mencukupi buat mereka.”
Allah akan mengumpulkan orang-orang yang mencintai karena Allah Ta’ala. Cinta yang disebabkan dan dikarenakan Allah adalah salah satu faktor mengapa Allah mencintai seorang hamba. Diriwayatkan dalam hadits shahih riwayat Imam Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَوْثَقُ عُرَى الْإِيمَانِ الْمُوَالَاةُ فِي اللهِ وَالْمُعَادَاةُ فِي اللهِ، وَالْحُبُّ فِي اللهِ وَالْبُغْضُ فِي اللهِ
“Ikatan iman yang paling kuat adalah loyalitas karena Allah dan antipasti karena Allah, serta cinta karena Allah dan benci karena Allah.” (HR. Ath-Thabarani).
Ada pula kisah seorang sahabat bernama Saad bin Muadz radhiyallahu anhu yang menceritakan adalah Ibnu Al Jauzi. Masa itu, ketika Saad bin Muadz sakit ia menangis karena mendapati tidak ada satupun teman dekatnya yang menjenguk. Kemudian dia bertanya pada budaknya, “Ada apa dengan teman-temanku ini? Kenapa mereka tidak menjengukku?”
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, budaknya mencari tahu dan didapati bahwa teman-temannya malu untuk menjenguk sebab mereka memiliki hutang kepada Sa’ad. Maka Sa’ad mengatakan, “Sungguh dunia telah memisahkan antara diriku dan para sahabatku yang membangun cinta karena Allah Ta’ala.
Sa’ad akhirnya memerintahkan budaknya untuk membawa kantong sebanyak temannya yang berhutang dan diisi dengan dinar dan dirham kemudian dibagikan kepada temannya dan berpesan bahwa hutang teman-temannya kepadanya sudah bebas karena Allah Ta’ala. Satu pesan yang dapat diambil dari kisah ini bahwa kecintaan terhadap Allah tidak dapat dibandingkan dengan masalah dunia.
DOA ANAK YATIM - Tanpa terasa, bulan Muharram kembali semakin dekat. Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT, Muharram menjadi momentum yang tepat bagi setiap Muslim untuk memperbanyak amal saleh dan melakukan introspeksi diri. Sering kali kita begi...
DOA ANAK YATIM - Ibadah Qurban merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam (sunnah muakkad), terutama bagi mereka yang memiliki kelapangan rezeki. Namun, tidak sedikit orang yang masih bertanya-tanya sebenarnya kapan seseorang dianggap mampu unt...
DOA ANAK YATIM - Ibadah qurban merupakan salah satu bentuk ketaatan yang sangat dianjurkan dalam Islam, sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama. Setiap tahun, momen Idul Adha juga jadi kesempatan berharga bagi kaum muslimin untuk berbagi kebahagiaan, terutama ke...