DOA ANAK YATIM – Shalat bukan sekadar kewajiban yang dikerjakan lima kali dalam sehari. Shalat adalah pengingat, tempat kita kembali, sekaligus salah satu cara untuk menjaga hubungan kita dengan Allah SWT. Sebagaimana nasihat yang dinisbatkan kepada Sayyidina Umar bin Khattab r.a., “Jagalah shalatmu. Karena saat kamu kehilangan shalat, maka kamu akan kehilangan segalanya.”
Terkadang kesibukan membuat kita menunda shalat. Pekerjaan belum selesai, perjalanan masih panjang, masih asyik dengan handphone atau tubuh yang masih terasa lelah. Tanpa sadar, hal yang seharusnya menjadi prioritas justru mulai dikesampingkan. Padahal, sesibuk apa pun kehidupan kita, shalat tetap menjadi kebutuhan. Bukan hanya karena kita diperintahkan untuk menunaikannya, tetapi karena hati kita juga membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia dan mengingat Allah SWT. Di tengah banyaknya hal yang kita pikirkan setiap hari, shalat menjadi kesempatan untuk meletakkan sejenak beban yang ada dan menyerahkan segala urusan kepada Allah.

Menjaga shalat juga bukan berarti kita harus langsung menjadi pribadi yang sempurna. Ada kalanya kita masih sulit khusyuk, terburu-buru, atau pikiran ke mana-mana. Yang terpenting adalah jangan berhenti memperbaiki diri. Jika hari ini belum bisa sebaik yang kita harapkan, mari coba lagi di waktu shalat berikutnya.
Tidak harus menunggu menjadi sempurna untuk mulai menjaga shalat. Mari perlahan memperbaiki diri, menguatkan niat, mulai dari yang sederhana seperti berusaha tepat waktu, memperbaiki bacaan, hingga belajar untuk khusyuk dalam setiap rakaat.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan untuk menjaga shalat lima waktu, dalam keadaan lapang maupun sulit, serta menjadikannya sebagai jalan untuk semakin dekat kepada-Nya.
Sudahkah hari ini kita menjaga shalat kita hari ini?
Selengkapnya: Instagram