DOA ANAK YATIM – Ramadhan semakin dekat. Tanpa terasa, hari demi hari berlalu, dan setiap Jumat yang kita jumpai menjadi pengingat bahwa bulan suci itu kian mendekat. Jumat bukan sekadar hari istimewa, tetapi juga momentum untuk merenung: sudah sejauh mana kita mempersiapkan diri menyambut Ramadhan?
Rasulullah ﷺ mengajarkan kita sebuah doa ketika melihat hilal bulan baru:
“Ya Allah, tampakkanlah bulan itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan, dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah.” (HR. Tirmidzi)

Doa ini mengingatkan bahwa Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang keberkahan, keimanan, keselamatan, dan keistiqomahan dalam Islam. Maka, menyambut Ramadhan sebaiknya dimulai sejak sekarang, jauh sebelum bulan itu benar-benar tiba. Setiap Jumat menjelang Ramadhan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Mulai melatih puasa sunnah, memperbaiki kualitas sholat, membiasakan membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak istighfar dan doa. Persiapan kecil yang dilakukan dengan konsisten akan membuat Ramadhan terasa lebih bermakna.

Ramadhan adalah tamu agung yang tidak datang setiap saat. Tidak semua orang diberi kesempatan untuk kembali bertemu dengannya. Karena itu, jangan biarkan Ramadhan datang sementara hati kita belum siap. Semoga setiap Jumat yang kita lewati menjadi langkah mendekat kepada Allah SWT, dan semoga Ramadhan yang akan datang kita sambut dengan hati yang bersih, iman yang kuat, dan amal yang lebih baik.
Penulis: Indra Rizki
Sumber foto: Alhilal