
Sumber: vidoran.com
AQIQAH AL HILAL – Taukah Ayah Bunda, bahwa meminum susu secara rutin sejak dini memiliki peran yang penting dalam mendorong pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak. Hal ini telah dibuktikan dari penelitian-penelitian yang dilakukan oleh para ahli.
Penelitian-penelitian tersebut menyatakan bahwa susu mengandung banyak nutrisi seperti kalsium, vitamin D, fosfor, dan protein yang berperan penting dalam pembentukan tulang dan pertumbuhan tubuh anak secara keseluruhan. Selain itu, susu juga mengandung nutrisi yang dapat menunjang fungsi kognitif otak, termasuk kemampuan memproses informasi dan daya ingat.
Sebetulnya sejak anak dilahirkan, ia telah mendapatkan asupan susu dari air susu ibu (ASI). karena ASI merupakan satu-satunya sumber makanan dan minuman yang dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi secara lengkap dan seimbang pada masa-masa awal kehidupannya. ASI bunda mengandung berbagai zat gizi penting seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, serta antibodi yang berfungsi memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi. Namun tak jarang didapati bunda-bunda yang ASI nya tidak dapat keluar sehingga bayi diberikan susu formula, dimana susu formula juga banyak mengandung campuran nutrisi esensial seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi meskipun tidak sebanding dengan ASI bunda.
Setelah anak berusia dua tahun biasanya akan disapih yang artinya anak telah berhenti disusui (ASI) oleh bunda dan beralih ke makanan padat atau minuman lain sebagai sumber nutrisi utama. Tetapi yang perlu diperhatikan oleh ayah bunda bahwa anak masih tetap membutuhkan aspuan nutrisi yang terdapat pada susu dalam pertumbuhan dan perkembangannya.
Ayah bunda dapat memberikan alternatif jenis susu lain selain dari ASI dan susu formula yaitu seperti susu sapi, susu kambing, dan susu unta atau bahkan susu soya yang terbuat dari kedelai jika anak alergi susu hewani. Dalam pemilihan susu alternatif ini, ayah bunda juga harus selektif memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi anak, karena faktanya kondisi tiap anak itu berbeda-beda sekalipun dengan saudara kandungnya.
Pemeberian susu ini perlu dilakukan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak, minimal dua gelas perhari sesuai rekomendasi American Academy of Pediatrics yaitu asosiasi profesional yang terdiri dari dokter anak dan subspesialis medis dan bedah anak. Hal ini juga sejalan dengan sabda Rasulullah SAW dalam Hadist Riwayat Tirmidzi dan Abu Dawud yang menyatakan bahwa “Tidak ada satu pun makanan atau minuman yang dapat menghilangkan lapar dan dahaga sebaik susu.” Maka jelaslah bahwa minum susu secara rutin sangat penting bagi dalam mendorong pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak.
Penulis: Maya Siti Nur Hodijah
Website: aqiqahalhilal.com