DOA ANAK YATIM – Memasuki pertengahan Ramadhan seperti saat ini yang memasuki hari ke-13, semangat yang di awal bulan begitu membara terkadang mulai menurun. Rasa lelah, bosan, bahkan jenuh bisa saja muncul. Jika di awal Ramadhan masjid terasa penuh dan ibadah terasa ringan, di pertengahan bulan sebagian dari kita mulai merasa berat menjalankannya. Namun ketahuilah, bahwa rasa bosan di pertengahan Ramadhan adalah bagian dari ujian.

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang melatih istiqamah. Allah ingin melihat siapa di antara hamba-Nya yang tetap konsisten beribadah, bukan hanya semangat di awal lalu melemah di tengah perjalanan. Justru di sinilah nilai perjuangan itu terlihat. Rasa jenuh adalah hal yang manusiawi. Hati kita memang bisa naik dan turun. Tetapi orang yang beriman akan berusaha menguatkan dirinya kembali. Ia mengingat tujuan awal Ramadhan: meraih takwa, mendapatkan ampunan, dan berharap bertemu dengan malam Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan.
Bayangkan, jika di pertengahan kita sudah menyerah, bagaimana kita akan sampai pada sepuluh malam terakhir yang begitu istimewa?
Saat semangat mulai menurun, cobalah perbarui niat. Ingat kembali bahwa setiap rakaat tarawih, setiap ayat yang dibaca, setiap sedekah yang diberikan, semuanya dicatat dan tidak pernah sia-sia. Allah Maha Melihat usaha kita, sekecil apa pun itu.
Kurangi keluhan, perbanyak doa. Mintalah kepada Allah agar dikuatkan hingga akhir Ramadhan. Karena yang terpenting bukan siapa yang paling bersemangat di awal, tetapi siapa yang mampu istiqamah hingga akhir.
Semoga kita termasuk hamba yang tetap teguh di pertengahan, semakin kuat di penghujung, dan keluar dari Ramadhan dalam keadaan hati yang bersih serta dosa yang diampuni. Aamiin.
Penulis: Indra Rizki
Sumber foto: Alhilal