DOA ANAK YATIM – Tanpa terasa, bulan Ramadhan semakin dekat. Ketika hitungan sudah memasuki sekitar 90 hari lagi, ini menjadi pengingat penting bagi kita untuk segera melunasi hutang puasa Ramadhan sebelumnya—entah karena haid, sakit, bepergian, atau uzur lainnya. Membayar hutang puasa adalah kewajiban yang tidak boleh ditunda hingga datang Ramadhan berikutnya tanpa alasan yang dibenarkan. Allah ﷻ berfirman:
“…Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (tidak berpuasa), maka wajib menggantinya pada hari-hari yang lain.”
(QS. Al-Baqarah: 184)

Kenapa Hutang Puasa Harus Dilunasi Segera?
- Agar tidak menumpuk hingga terlupa
- Menghindari dosa menunda-nunda kewajiban
- Menyambut Ramadhan dengan hati yang tenang
- Sebagai wujud ketaatan dan rasa syukur kepada Allah atas kenikmatan kesehatan
Rasulullah ﷺ juga mengingatkan tntang pentingnya menyegerakan amalan:
“Sebaik-baik amalan adalah yang dilakukan dengan segera.”
(HR. Ibnu Hibban)
Bagaimana Jika Masih Banyak Tanggungan?
- Buat jadwal mulai sekarang (misal seminggu 1–2 kali puasa)
- Niatkan dengan sungguh-sungguh dan konsisten
- Jangan menunggu sampai mepet Ramadhan
Bila seseorang menunda tanpa alasan hingga Ramadhan berikut nya tiba, maka ia tetap wajib mengqadha dan membayar fidyah menurut mayoritas ulama sebagai bentuk taubat dan tanggung jawab.
Menyambut Ramadhan
Ramadhan adalah tamu agung yang sedang menghampiri kita. Mari sambut ia dengan jiwa yang bersih dan kewajiban yang telah tertunaikan.
Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam melunasi hutang puasa dan menggapai Ramadhan berikutnya dengan penuh keberkahan. Aamiin yaa Rabbal ‘alamin.
Penulis: Indra Rizki
Sumber foto: Alhilal