
Sumber foto: google.com
DOA ANAK YATIM – Idul Adha adalah salah satu momen istimewa untuk umat Islam yang identik dengan ditunaikannya ibadah qurban. Bagi kaum Muslimin yang telah berniat untuk berqurban, ada beberapa adab dan sunnah yang perlu diperhatikan loh! Salah satunya adalah untuk tidak memotong kuku dan memotong kuku menjelang ibadah Qurban. Lantas, kapan umat Muslim yang akan menunaikan qurban untuk berhenti memotong kuku dan rambut dan apa hukumnya? Sahabat Al Hilal, yuk simak artikel ini!
Hukum dan Dalil Larangan Memotong Kuku dan Rambut
Larangan ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW:
“Jika telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan salah seorang dari kalian ingin berqurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sedikit pun sampai hewan qurbannya disembelih.” (HR. Muslim)
Hadis ini menjadi dasar bahwa bagi seorang Muslim yang berniat melaksanakan qurban, disunnahkan tidak memotong kuku dan rambutnya sejak masuk tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan qurban disembelih pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) atau hari-hari tasyrik (11–13 Dzulhijjah).
Kapan Tepatnya Larangan Ini Dimulai?
Larangan ini dimulai sejak matahari terbenam pada malam pertama bulan Dzulhijjah, karena dalam kalender Hijriyah, hari baru dimulai sejak maghrib. Jadi, jika pengumuman hilal Dzulhijjah jatuh pada malam Sabtu, maka larangan tersebut sudah berlaku sejak Jumat malam setelah maghrib.
Apakah Wajib? Bagaimana Jika Terlanggar?
Perlu diketahui bahwa larangan ini bukan hal yang membatalkan qurban, melainkan merupakan adab atau sunnah muakkadah (yang sangat dianjurkan). Jika seseorang tidak sengaja memotong kuku atau rambut setelah masuk 1 Dzulhijjah, maka tidak ada dosa, dan qurbannya tetap sah. Namun jika dilakukan sengaja, maka dia meninggalkan sunnah Nabi, meskipun qurbannya tetap diterima.
Siapa Saja yang Termasuk dalam Larangan Ini?
Larangan ini berlaku khusus bagi shohibul qurban, bukan seluruh anggota keluarganya. Jadi jika ayah sebagai wakil qurban, maka hanya ayah yang tidak memotong kuku dan rambut. Anggota keluarga lainnya tidak terkena ketentuan ini.
Wallahu’alam bishawab.
Jadi, bagi sahabat Al Hilal yang telah berniat untuk berqurban, perhatikan adab-adabnya agar ibadah Anda lebih sempurna. Hindari memotong kuku dan rambut mulai dari terbenamnya matahari malam 1 Dzulhijjah hingga hewan qurban disembelih. Ini adalah bentuk ketundukan dan ketaatan terhadap sunnah Rasulullah SAW. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan qurban kita. Aamiin ya rabbal ‘alaamiin.
Penulis: Nafisah Samratul Fuadiyah
Artikel untuk: www.doaanakyatim.com