
Sumber: pngtree.com
DOA ANAK YATIM – Bulan Muharram merupakan salah satu bulan istimewa yang memiliki keutamaan tersendiri karena termasuk bulan haram dan dijuluki sebagai bulannya Allah SWT atau syahrullah. Pada bulan ini seluruh amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya. Maka dari itu, setiap muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah.
Salah satu amal ibadah yang paling dianjurkan adalah puasa, karena puasa pada bulan Muharram merupakan puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan. Seperti sabda Rasulullah SAW dalam Hadist Riwayat Muslim bahwa “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram.”
Rasulullah SAW pun mencontohkan untuk senantiasa selalu berpuasa pada hari Asyura yaitu pada tanggal 10 Muharram dan tanggal 9 Muharram atau hari Tasua sebagai pembeda dengan orang-orang Yahudi yang juga berpuasa setiap tanggal 10 Muharram. Serta juga dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal 11 Muharram sebagai penyempurna.
Ketika tanggal-tanggal tersebut telah terlewat dan puasanya telah dilaksanakan maupun belum karena satu dan lain hal, setiap umat muslim tetap dapat meraih keutamaan puasa di bulan Muharram melalui puasa-puasa sunnah lainnya seperti puasa sunnah Senin Kamis, puasa sunnah Daud, puasa sunnah Ayyamul Bidh pada hari-hari putih atau pertengahan bulan yaitu tepatnya pada tanggal 13,14, dan 15 Muharram, “Puasa tiga hari setiap bulan adalah puasa yang paling dicintai oleh Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Untuk para muslimah yang memiliki hutang puasa Ramadhan atau qodho, hendakya mengerjakannya pada bulan Muharram ini, mengingat besarnya keutamaan amal ibadah di bulan Muharram. Selain dari puasa, setiap muslim terutama yang sedang sakit dan lainnya sehingga tidak dapat berpuasa juga dapat melakukan amalan lain seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir dan berdoa, memperbanyak sedekah, dan lain sebagainya.
Semoga kita semua menjadi salah satu diantara orang-orang yang senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan di bulan Muharram yang istimewa ini. Aamiin yaa rabbal ‘alaamiin.
Penulis: Maya Siti Nur Hodijah
Website: doaanakyatim.com