
Sumber: porostimur.com
DOA ANAK YATIM – Dinamika kehidupan merupakan tantangan yang kerap terjadi dilintas generasi. Pada era modern ini dimana digitalisasi kian maju disertai dengan peningkatan teknologi, globalisasi serta perubahan sosial yang cepat, umat Islam diuji keimanannya. Mengingat dengan kemudahan yang didapatkan tak jarang menyebabkan hilangnya batasan-batasan yang perlu dijaga.
Di era modern, banyak masyarakat yang menerapkan gaya hidup materialitas dan konsumtif secara sadar maupun tidak. Hal ini ditandai dengan keinginan untuk memperoleh kekayaan, status sosial, dan mengikuti tren duniawi sehingga melemahkan keimanan. Padahal dalam Islam diajarkan gaya hidup yang sederhana seperti baginda Rasulullah SAW.
Pengaruh budaya barat yang bertentangan dengan ajaran Islam juga semakin mudah diakses dan marak digunakan. Hal ini juga dapat melemahkan keimanan karena budaya barat ini mengedepankan individualisme dan kebebasan tanpa batas. Teknologi seperti gadget dan lainnya juga dapat menyebabkan lunturnya keimanan jika tidak digunakan dan dikelola dengan benar.
Era modern juga dapat membentuk masyarakat yang individualis dan krisis solidaritas sosial sehingga menurunkan kesadaran bahwa dalam islam tolong menolong dan tali persaudaraan harus tetap dijaga dengan baik. Hal ini juga terkadang membuat seseorang tidak mau membantu yang lebih membutuhkan padahal setiap rezeki yang didapatkan itu terselip hak orang lain yang lebih membutuhkan.
Dalam menghadapi tantangan ini setiap seorang muslim dapat melakukan berbagai upaya untuk menguatkan keimanan di era modern diantaranya yaitu memperkuat pendidikan agama dan pemahaman Islam yang benar, membangun komunitas dan lingkungan yang mendukung penguatan spiritual, menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak, melakukan introspeksi dan penguatan ibadah pribadi, menanamkan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial, serta mengembangkan kecerdasan emosional dan spiritual.
Setiap muslim juga dapat mengamalkan do’a untuk meminta keistiqomahan atau kekonsistenan yang berbunyi “Ya Muqollibal qulub tsabbit qolbi ala dinik” yang artinya “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu”.
Penulis: Maya Siti Nur Hodijah
Website: doaanakyatim.com