
Sumber: istockphoto.com
DOA ANAK YATIM – Alhamdulillah pada tahun 2025 ini ibadah haji kembali dilaksanakan di tanah suci Mekkah, Arab Saudi dengan jumlah jamaah muslim lebih dari dua juta orang dari 180 negara yang ada di dunia. Dari Indonesia sendiri pada tahun ini memberangkatkan sebanyak 221.000 jamaah haji.
Antusias menunaikan ibadah haji setiap tahunnya dapat kita rasakan, karena setiap muslim tentunya menginginkan untuk dapat memiliki kesempatan melaksanakan ibadah haji. Hal tersebut terbukti dari banyaknya umat muslim yang berusaha untuk mencapai hajat tersebut baik dengan cara menabung, menjual asetnya dan lain-lain. Hal ini dilakukan sebagai bentuk menunaikan rukun islam yang ke lima yang merupakan salah satu fondasi dasar bagi umat Islam.
Ibadah haji dilaksanakan selama 5-6 hari, mulai dari tanggal 8 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah. Dimana rangkaian ibadah haji dimulai dengan Hari Tarwiyah (pada 8 Dzulhijjah), kemudian puncak ibadah haji yaitu wukuf di Arafah (pada 9 Dzulhijjah), diikuti dengan Hari Raya Idul Adha (pada 10 Dzulhijjah), dan pelaksanaan lontar jumrah selama Hari Tasyrik (pada 11-13 Dzulhijjah). Namun biasanya jemaah haji menetap selama 30-40 hari di tanah suci.
Ibadah haji merupakan ibadah suci yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT., memusatkan segala yang dimiliki hanya tertuju kepada Allah SWT, meningkatkan keimanan, dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. sehingga setiap pelaksanaanya dari awal hingga akhir harus dilaksanakan dengan cara yang suci termasuk pada adab yang harus diterapkan oleh para jamaah haji.
Berikut merupakan adab-adab yang wajib diketahui oleh jemaah haji:
- Adab Sebelum Berangkat Haji
- Meminta restu dari orang tua, keluarga, dan masyarakat sebelum berangkat.
- Niat yang tulus dan murni untuk berhaji.
- Memastikan biaya haji berasal dari sumber yang halal.
- Menyelesaikan hak-hak dan kewajiban dengan sesama manusia sebelum berangkat.
- Mempelajari tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan benar.
- Menjaga kebersihan dan kerapihan diri sebelum dan selama ihram.
- Memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah SWT.
- Menjaga akhlak dan sikap yang baik terhadap diri sendiri dan orang lain.
- Adab Selama Berhaji
- Menghindari sikap sombong, angkuh, takabbur, iri, dan tidak peduli terhadap sesama.
- Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.
- Menghindari penawaran yang berlebihan saat berbelanja.
- Menghormati dan tidak menyakiti perasaan teman perjalanan haji.
- Menjaga kebersihan dan kesehatan selama perjalanan.
- Memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah SWT.
- Menjaga tata tertib dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang selama pelaksanaan ibadah haji.
- Menghormati peraturan dan ketentuan yang berlaku di Mekkah dan Madinah.
- Menghindari perselisihan dan perdebatan dengan sesama jemaah.
- Menjaga keikhlasan niat dan jangan sampai melupakan tujuan utama ibadah haji.
- Adab Setelah Pulang dari Haji
- Menjaga diri agar tidak menjadi sombong karena sudah menunaikan haji.
- Menjaga diri agar tidak menjadi sombong dan angkuh karena sudah menunaikan haji.
- Berbagi pengalaman dan hikmah dari ibadah haji kepada keluarga dan masyarakat.
- Melaksanakan amanah dan tanggung jawab yang diberikan oleh Allah SWT.
- Mengamalkan ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari.
- Menjaga akhlak dan sikap yang baik terhadap diri sendiri dan orang lain.
Penulis: Maya Siti Nur Hodijah
Website: doaanakyatim.com